Sejarah Panjang Kelapa Sawit Indonesia: Berawal dari Empat Bibit Hingga Menjadi Episentrum Ekonomi Global
SAWITSUMATERA.ID- Sejarah kelapa sawit di Indonesia memiliki rekam jejak panjang yang bermula dari kegiatan penelitian t...
JAMBI, SAWITSUMATERA.ID- Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) bersama Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (Kanwil DJPb) Provinsi Jambi menggelar sosialisasi program pendanaan guna mendorong pemanfaatan dana perkebunan untuk komoditas kelapa sawit dan kelapa di Provinsi Jambi.
Kegiatan yang berlangsung secara hibrida di Aula KPPN Jambi dan melalui Microsoft Teams pada Selasa (22/9) ini bertujuan memperluas akses para pemangku kepentingan daerah terhadap program pendanaan BPDP demi memperkuat sektor perkebunan kelapa sawit.
BACA JUGA:Harga TBS Tertinggi di Dharmasraya Tembus Rp 3.764 dan Terendah Rp 3.090 per Kilogram
Acara tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kanwil DJPb Provinsi Jambi, Adnan Wimbyarto, serta dihadiri oleh Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Provinsi Jambi, Agus Pirngadi. Turut hadir perwakilan Bank Indonesia, BPS, OJK, RRI, Forkopimda, organisasi perangkat daerah, pelaku usaha, kelompok tani, asosiasi kelapa sawit, hingga jajaran BPDP yang dipimpin oleh Direktur Penyaluran Dana Sektor Hulu, Normansyah Hidayat Syahruddin.
BACA JUGA:IPOC 2026 Jadi Wadah Strategis Rumuskan Masukan Kebijakan Sawit bagi Pemerintah
Dalam sambutannya, Adnan Wimbyarto menyampaikan bahwa Jambi memiliki potensi sumber daya alam dan perkebunan, terutama kelapa dan kelapa sawit, yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. "Jambi memiliki potensi sumber daya alam dan perkebunan, terutama kelapa dan kelapa sawit, yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah," ujar Adnan Wimbyarto. Ia juga berharap sosialisasi ini ditindaklanjuti dengan pemetaan kebutuhan daerah agar pemanfaatan program BPDP lebih terarah.
BACA JUGA:Harga TBS Sawit Sulawesi Barat Tembus Rp 3.455,23 per Kilogram pada Oktober 2026
Dukungan serupa disampaikan oleh Agus Pirngadi yang mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat perekonomian daerah melalui pemberdayaan sektor perkebunan. "kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat perekonomian daerah melalui pemberdayaan sektor perkebunan," kata Agus Pirngadi. Ia berharap forum ini dapat menghasilkan langkah konkret untuk mengidentifikasi program yang sesuai dengan kebutuhan daerah dan dapat diusulkan kepada BPDP.
Sementara itu, Normansyah Hidayat Syahruddin menyampaikan terima kasih atas dukungan Kanwil DJPb Provinsi Jambi dalam menyosialisasikan program kelapa sawit dan kelapa yang termasuk dalam mandat BPDP berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 132 Tahun 2024. Normansyah menjelaskan tugas dan fungsi BPDP dalam mendukung perkebunan berkelanjutan, termasuk keterkaitan antara program di sektor hulu dan hilir, serta menekankan bahwa arah kebijakan BPDP ditetapkan oleh Komite Pengarah yang beranggotakan delapan kementerian dan lembaga.
BACA JUGA:Harga TBS Sawit Sulawesi Barat Tembus Rp 3.455,23 per Kilogram pada Oktober 2026
Rangkaian materi diawali oleh Ketua Tenaga Ahli Gubernur Jambi, Muhammad Ridwansyah, yang mengulas potensi pertumbuhan ekonomi Jambi berbasis ekonomi hijau sebagai bagian dari strategi transformasi menuju Indonesia Maju 2045 serta memperkenalkan perhitungan PDRB hijau. Selanjutnya, Kepala Divisi Penyaluran Dana Sektor Hulu Perkebunan Kelapa Sawit I BPDP, Ahmad Munir, secara khusus memaparkan Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) yang mencakup target, tujuan, besaran bantuan, hingga persyaratan pengusulan program.
Selain pembahasan sektor kelapa sawit, Kepala Divisi Penyaluran Dana Sektor Hulu Perkebunan Kelapa BPDP, Triana Meinarsih, turut memaparkan kondisi perkebunan kelapa di Jambi yang memiliki luas sekitar 114.777 hektare dengan produksi 115.443 ton, di mana sekitar 13.753 hektare di antaranya dalam kondisi tua atau rusak. Kegiatan diakhiri dengan sesi diskusi, tanya jawab, dan konsultasi teknis pengusulan dana bagi dinas perkebunan serta kelompok tani guna mempermudah pelaksanaan program di lapangan.(*)
SAWITSUMATERA.ID- Sejarah kelapa sawit di Indonesia memiliki rekam jejak panjang yang bermula dari kegiatan penelitian t...
JAMBI, SAWITSUMATERA.ID- Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) bersama Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaa...
JAKARTA, SAWITSUMATERA.ID- Ajang The 22nd Indonesian Palm Oil Conference (IPOC) and 2027 Price Outlook (IPOC 2026) bakal...
JAKARTA, SAWITSUMATERA.ID- Prospek industri sawit nasional pada 2027 diproyeksikan bakal menghadapi tantangan penurunan ...
JAKARTA, SAWITSUMATERA.ID- Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) bakal kembali menggelar ajang tahunan The 2...
JAKARTA, SAWITSUMATERA.ID- Harga minyak sawit pada tahun 2027 diperkirakan berpotensi mengalami kenaikan signifikan ...
JAKARTA, SAWITSUMATERA.ID - Harga Referensi (HR) komoditas minyak kelapa sawit (Crude Palm Oil/CPO) untuk penetapan Bea ...
JAMBI, SAWITSUMATERA.ID- Senyum Kurniah dan keluarga merekah dengan sangat indah saat prosesi wisuda Poltekkes Kemenkes ...
JAKARTA, SAWITSUMATERA.ID — Kelapa sawit tidak hanya bermanfaat sebagai bahan baku minyak goreng, melainkan m...
JAKARTA, SAWTSUMATERA.ID – Ekspor Crude Palm Oil (CPO) dan produk turunan kelapa sawit mencatatkan pertumbuhan seb...

