Berita dan Informasi Teraktual seputar Sawit Regional Sumatera.

Get In Touch

Industri Kelapa Sawit Nasional Diperkuat Melalui Percepatan PSR dan SPPKS

Panen kelapa sawit

MEDAN, SAWITSUMATERA.ID — Industri kelapa sawit nasional terus diperkuat melalui percepatan Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) serta dukungan Sarana dan Prasarana Perkebunan Kelapa Sawit (SPPKS) oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP). Langkah ini menegaskan komitmen pemerintah dalam meningkatkan produktivitas, kesejahteraan pekebun, dan keberlanjutan ekosistem perkebunan kelapa sawit secara menyeluruh.

Pernyataan tersebut disampaikan Direktur Penyaluran Dana Sektor Hulu BPDP, Normansyah Hidayat Syahruddin, saat mengisi sesi diskusi dalam ajang Indonesian Palm Oil Stakeholders (IPOS) Forum 2026 di Kota Medan, Sumatera Utara.

BACA JUGA:Dilengkapi Fitur Parkir Otomatis, Mobil Listrik Chery Q Resmi Sapa Warga Jambi

“Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) ini menjadi salah satu program strategis pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan perkebunan kelapa sawit rakyat, sekaligus meningkatkan kesejahteraan pekebun serta menjaga keberlanjutan industri sawit nasional,” ungkap Normansyah.

Ia memaparkan bahwa capaian nasional program PSR sejak 2016 hingga 30 September 2026 telah menyentuh angka 438.217 hektar bagi 196.846 pekebun dengan total dana bantuan mencapai Rp12,48 triliun. Khusus di Sumatera Utara, realisasi program PSR dari tahun 2022 hingga triwulan III 2026 tercatat seluas 19.902,13 hektar bagi 9.048 pekebun dengan nilai penyaluran dana sebesar Rp553,76 miliar.

BACA JUGA:Pinjaman KUR Bank Jambi Plafond Rp250 Juta, Angsuran Mulai Rp4,8 Jutaan per Bulan

“BPDP berkomitmen untuk terus mempercepat pelaksanaan PSR melalui penyaluran dukungan pendanaan yang tepat sasaran, transparan, dan akuntabel. Komitmen kita adalah memastikan program PSR semakin mudah diakses oleh pekebun yang memenuhi persyaratan, semakin efektif pelaksanaannya, dan semakin nyata manfaatnya bagi peningkatan produktivitas serta kesejahteraan pekebun sawit rakyat,” tegasnya.

Selain program peremajaan, BPDP juga terus mendorong penyaluran program SPPKS. Secara nasional dari tahun 2020 hingga triwulan III 2026, telah terbit berbagai rekomendasi teknis (rekomtek), antara lain 146 rekomtek intensifikasi, 70 peningkatan jalan, 13 ekstensifikasi, 3 alat pascapanen, 2 mesin pertanian, serta masing-masing 1 rekomtek untuk penelusuran teknis, infrastruktur pasar, dan alat transportasi.

BACA JUGA:Transformasi Industri Sawit Nasional Fokus Peningkatan Produktivitas hingga Hilirisasi

Untuk wilayah Sumatera Utara sendiri, hingga triwulan III 2026 tercatat satu rekomtek yang telah terealisasi, yakni bagi Koperasi Maju Lancar Mandiri Labuhanbatu berupa paket intensifikasi pupuk dan pestisida seluas 51,562 hektar untuk 21 pekebun.

Keikutsertaan BPDP dalam IPOS Forum 2026 yang mengusung tema "Kemana Arah Transformasi Industri Sawit Nasional?" ini juga dilengkapi dengan hadirnya stan informasi. Sarana tersebut disediakan untuk memperluas edukasi, membuka dialog publik, serta memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan demi menjaga daya saing industri kelapa sawit Indonesia.(*)




Berita Terkait

Industri Kelapa Sawit Nasional Diperkuat Melalui Percepatan PSR dan SPPKS

MEDAN, SAWITSUMATERA.ID — Industri kelapa sawit nasional terus diperkuat melalui percepatan Program Peremajaan Saw...

Transformasi Industri Sawit Nasional Fokus Peningkatan Produktivitas hingga Hilirisasi

MEDAN, SAWITSUMATERA.ID- Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), Eddy Martono, memaparkan enam...

Harga TBS Kelapa Sawit Mitra Plasma Riau Naik Jadi Rp3.785 per Kg Periode 28 Oktober–3 November 2026

PEKANBARU, SAWITSUMATERA.ID — Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit mitra plasma di Provinsi Riau mengalami k...

Kelapa Sawit Jadi Tulang Punggung Kebutuhan Sehari-hari Masyarakat Global

SAWITSUMATERA.ID- Kelapa sawit memegang peranan yang sangat krusial dalam kehidupan sehari-hari karena sebagian besar pr...

Perluas Pasar Ekspor CPO Kelapa Sawit di Asia Selatan, Agrinas Palma Gandeng Investor Pakistan

  JAKARTA, SAWITSUMATERA.ID — PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) secara resmi menjajaki kerja sama strateg...

Tembus Rp 3.169 per Kilogram, Harga TBS Sawit Tertinggi di Gorontalo Periode Oktober 2026 Resmi Ditetapkan

GORONTALO, SAWITSUMATERA.ID— Dinas Peternakan dan Perkebunan Provinsi Gorontalo resmi menetapkan harga Tandan Buah...

Proses Penimbangan TBS Sawit di Muaro Jambi Jadi Penentu Utama Berat Bersih dan Harga Jual

MUARO JAMBI, SAWITSUMATERA.ID— Tahapan proses penimbangan tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di tempat pengumpul...

Pemupukan Kelapa Sawit Terhambat Musim Kemarau, Penjualan Pupuk di Muaro Jambi Menurun

MUARO JAMBI, SAWITSUMATERA.ID — Kegiatan pemupukan kelapa sawit di Kabupaten Muaro Jambi terhambat akibat mus...

Jangan Tergiur Harga Murah, Pemilihan Bibit Berkualitas Penentu Hasil Sawit Jangka Panjang

MUARO JAMBI, SAWISUMATERA.ID- Pemilihan bibit berkualitas menjadi faktor paling krusial bagi calon petani sebelum memula...

Mengenal Nurpandi, Sosok Petani Sawit di Muaro Jambi yang Tangguh Hadapi Tantangan Perkebunan

SAWITSUMATERA.ID- Menelusuri barisan pohon kelapa sawit di bawah terik matahari sudah menjadi bagian tak terpisahkan dar...