Berita dan Informasi Teraktual seputar Sawit Regional Sumatera.

Get In Touch

Harga TBS Sawit Pessel Merangkak Naik ke Rp2.250-2.450 per Kilogram, Diproyeksikan Terus Membaik

ilustrasi TBS

 

PESISIR SELATAN, SAWITSUMATERA.ID — Grafik harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit swadaya di Kabupaten Pesisir Selatan kini resmi merangkak naik ke kisaran angka Rp2.250 hingga Rp2.450 per kilogram di tingkat pabrik.

Berdasarkan pemantauan terbaru Dinas Pertanian Pessel yang dikutip dari website resmi Pemkab Pessel, nilai jual komoditas ini diproyeksikan akan terus naik stabil sekitar Rp50 per kilogram setiap harinya, bahkan berpotensi besar menembus kembali angka Rp3.600 per kilogram dalam satu bulan ke depan seiring mulai pulihnya aktivitas pasar. 

BACA JUGA:Temukan Harga Sawit di Bawah Standar, Wabup Rohul Warning PKS

Peninjauan lapangan yang dilakukan Dinas Pertanian Kabupaten Pesisir Selatan pada Minggu (31/5/2026) tersebut mengambil sampel di beberapa PKS yang beroperasi di wilayah Pesisir Selatan, yakni PT Transco, PT Energi, PT Muara Sawit Lestari, dan PT Sapta Sentosa Kaya Abadi. 

Plt Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pesisir Selatan, Hamdi, mengatakan bahwa pihak perusahaan memperkirakan harga TBS masih akan mengalami kenaikan secara bertahap. 

BACA JUGA:Pemerintah Segera Sesuaikan HET MINYAKITA, Pertimbangkan Kenaikan Harga Keekonomian dan CPO

"Hasil peninjauan menunjukkan harga TBS swadaya saat ini berada pada kisaran Rp2.250 hingga Rp2.450 per kilogram. Berdasarkan informasi dari pihak perusahaan, harga diperkirakan akan terus mengalami kenaikan sekitar Rp50 per kilogram per hari," ujar Hamdi. 

Menurutnya, apabila tren positif tersebut terus berlangsung, harga TBS berpotensi kembali menyentuh angka Rp3.600 per kilogram dalam kurun waktu sekitar satu bulan ke depan. 

Kenaikan harga yang mulai terjadi ternyata juga berdampak pada pola distribusi buah sawit ke pabrik.

Jika sebelumnya antrean kendaraan pengangkut TBS di sejumlah PKS bisa mengular hingga dua hari, kini antrean terlihat jauh berkurang. 

BACA JUGA:Harga TBS Sawit Siak Periode 3–9 Juni 2026, Swadaya Rp 3.271 dan Plasma Rp 3.832

"Sekarang rata-rata hanya sekitar 20 sampai 30 kendaraan yang mengantre di pabrik. Berkurangnya pasokan bukan karena produksi turun, tetapi banyak petani memilih menunda panen karena berharap harga terus naik," jelasnya. 

Fenomena tersebut menunjukkan adanya optimisme di kalangan petani terhadap prospek harga sawit dalam waktu dekat. Banyak petani memilih menahan hasil panen di kebun untuk memperoleh harga jual yang lebih baik ketika pasar kembali stabil. 

Di tengah mulai pulihnya harga TBS, Hamdi juga mengajak masyarakat untuk melihat persoalan harga sawit secara lebih menyeluruh. Menurutnya, gejolak harga yang terjadi belakangan ini tidak terlepas dari dinamika kebijakan pemerintah pusat terkait tata kelola ekspor sumber daya alam yang menimbulkan ketidakpastian di kalangan pelaku industri. 

BACA JUGA:Harga TBS Sawit Swadaya Riau Anjlok Jadi Rp3.271/Kg, Berikut Daftar Harga TBS 3-9 Juni 2026

"Kita perlu memahami situasi dan kondisi pengusaha dalam merespons kebijakan ekspor satu pintu yang hingga kini belum memiliki petunjuk pelaksanaan yang pasti atau kemungkinan penundaan sampai akhir tahun. Kondisi ini tentu menimbulkan kekhawatiran bagi pelaku usaha dan memengaruhi rencana bisnis mereka ke depan," katanya. 

Ia menilai, sikap hati-hati yang diambil perusahaan merupakan respons yang wajar terhadap perubahan kebijakan yang masih berkembang. Dunia usaha membutuhkan waktu untuk menyesuaikan strategi bisnis sekaligus membaca arah kebijakan pemerintah yang akan diterapkan. 

Karena itu, Hamdi berharap ketidakpastian yang saat ini terjadi segera mendapatkan kejelasan sehingga pelaku usaha dapat mengambil keputusan yang tepat dan aktivitas perdagangan sawit kembali berjalan normal. 

"Semoga kekhawatiran pengusaha segera terjawab melalui kepastian kebijakan pemerintah. Jika arah kebijakan sudah jelas, maka pasar akan menyesuaikan dengan sendirinya dan harga akan mengikuti mekanisme yang lebih stabil," ucapnya. 

Dalam beberapa pekan terakhir, harga TBS di Pesisir Selatan memang menjadi perhatian berbagai kalangan.

Harga sawit swadaya di daerah ini sempat berada pada level yang lebih rendah dibandingkan sejumlah daerah lain di Sumatera Barat, sehingga memicu berbagai keluhan dari petani. 

Kini, dengan mulai membaiknya harga serta adanya proyeksi kenaikan secara bertahap, para petani berharap sektor perkebunan sawit kembali menjadi penopang ekonomi yang kuat bagi masyarakat Pesisir Selatan.

Pemerintah daerah pun terus memantau perkembangan harga di lapangan guna memastikan kondisi pasar tetap kondusif dan memberikan manfaat yang adil bagi petani maupun pelaku usaha.(*)




Berita Terkait

Harga TBS Tertinggi Tembus Rp4.045 dan Terendah Rp3.180 per Kg di Dharmasraya

PULAU PUNJUNG, SAWITSUMATERA.ID — Dinas Pertanian Kabupaten Dharmasraya merilis pembaruan data harga Tandan Buah S...

Harga TBS Tertinggi di Bangka Tengah Tembus Rp3.130 per Kg di PT Putera Bangka Tani

KOBA, SAWITSUMATERA.ID — Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit tertinggi di Kabupaten Bangka Tengah tercatat ...

Harga Sawit Brondolan Tembus Rp3.800 dan TBS Tertinggi Capai Rp4.045 per Kg di Pasaman Barat

SIMPANG AMPEK, SAWITSUMATERA.ID — Harga sawit brondolan di Kabupaten Pasaman Barat tercatat berada di angka Rp3.80...

Harga TBS Sawit Jambi Turun Lagi, Perkilonya 3.879,38/Kg, Ini Daftar Harga TBS 14-20 Agustus 2026

  JAMBI, SAWITSUMATERA.ID –Petani sawit di Provinsi Jambi sedikit lesu pada pertengahan Agustus 2026 P...

Harga Brondolan Sawit Tembus Rp3.950 per Kilogram di PT DSL Dharmasraya

DHARMASRAYA, SAWITSUMATERA.ID- Harga brondolan kelapa sawit di Kabupaten Dharmasraya tercatat mencapai Rp3.950 per kilog...

Catat Kinerja Positif, Produksi TBS PTPN IV Regional IV Tembus 244 Ribu Ton di Semester I 2026

JAMBI, SAWITSUMATERA.ID — PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV Regional IV Jambi-Sumatera Barat (Sumbar) mencatatkan ...

Temukan Harga Sawit di Bawah Standar, Wabup Rohul Warning PKS

  ROKAN HULU, SAWITSUMATERA.ID– Wakil Bupati Rokan Hulu (Wabup Rohul), H. Syafaruddin Poti, SH, MM, melakuka...

Pemerintah Segera Sesuaikan HET MINYAKITA, Pertimbangkan Kenaikan Harga Keekonomian dan CPO

JAKARTA , SAWITSUMTERA.ID-Kementerian Perdagangan mengumumkan rencana penyesuaian Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak go...

Sikapi Penurunan Harga TBS Pasca Kebijakan Ekspor SDA, Pemkab Pesisir Selatan Warning PKS yang Spekulasi

  PESSEL, SAWITSUMATERA.ID - Dinas Pertanian Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) bergerak cepat melakukan lang...

Respon Keluhan Petani Sawit, Bupati TRK Panggil Seluruh PMKS dan Minta Harga TBS Dinaikkan

SUKA MAKMUE, SAWITSUMATERA.ID– Seluruh Perusahaan Minyak Kelapa Sawit (PMKS) yang beroperasi di Kabupaten Nagan Ra...