Berita dan Informasi Teraktual seputar Sawit Regional Sumatera.

Get In Touch

Pemerintah Segera Sesuaikan HET MINYAKITA, Pertimbangkan Kenaikan Harga Keekonomian dan CPO

ilustrasi TBS

JAKARTA , SAWITSUMTERA.ID-Kementerian Perdagangan mengumumkan rencana penyesuaian Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng kemasan rakyat, MINYAKITA, menyusul hasil kesepakatan dalam Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) Tingkat Menteri Bidang Pangan.

Pemerintah menilai penyesuaian HET MINYAKITA ini sangat diperlukan guna merespons pergeseran nilai keekonomian saat ini, mulai dari fluktuasi harga bahan baku minyak kelapa sawit mentah (CPO) hingga membengkaknya biaya produksi serta distribusi di lapangan.

BACA JUGA:Harga TBS Sawit Pasaman Barat 7 Juni 2026 Tembus Rp 3.885/Kg, Ini Rincian Lengkapnya

Menteri Perdagangan Budi Santoso mengatakan, penyesuaian HET MINYAKITA mempertimbangkan harga keekonomian minyak goreng saat ini. Namun, besaran HET dan waktu penerapannya perlu melihat perkembangan harga minyak kelapa sawit mentah (crude palm oil/CPO).

Mendag Busan menyampaikan hal tersebut pasca-Rakortas yang dilaksanakan di kantor Kemendag, Jakarta.

“Hari ini, kami menyepakati penyesuaian HET untuk MINYAKITA. Harga dan waktu pelaksanaannya masih perlu melihat perkembangan harga CPO. Kami akan memonitor perkembangan harga CPO untuk menetapkan besaran HET MINYAKITA,” ujar Mendag Busan dikutip Jambi Ekspres dari website Kementerian Perdagangan pada Senin (8/6).

BACA JUGA:Harga TBS Sawit Siak Periode 3–9 Juni 2026, Swadaya Rp 3.271 dan Plasma Rp 3.832

Mendag Busan menyebut, pemerintah telah mengevaluasi nilai keekonomian minyak goreng untuk mendukung rencana penyesuaian harga MINYAKITA tersebut. Sejumlah faktor yang menjadi pertimbangan, antara lain, harga bahan baku CPO, biaya produksi, distribusi, hingga biaya kemasan.

“Pada prinsipnya, hitung-hitungannya sudah ada. Harga CPO saat penetapan HET sebelumnya sudah berbeda dengan yang sekarang. Kemudian, biaya produksi, distribusi, dan kemasan juga naik. Maka, kami perlu hitung kembali harga keekonomiannya,” ungkap Mendag Busan.

Dikutip dari laman resmi Kementerian Perdagangan, MINYAKITA merupakan instrumen intervensi pasar melalui skema Domestic Market Obligation (DMO). Tujuannya untuk menjaga pasokan dan menstabilkan harga minyak goreng dalam negeri ketika harga minyak kelapa sawit global meningkat.

MINYAKITA bukan minyak goreng subsidi serta tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Pasokannya dipenuhi dari skema DMO dan dijual ke konsumen dengan acuan HET. Lebih lanjut, penyaluran MINYAKITA harus difokuskan untuk mengisi pasokan ke pasar rakyat.

Selain membahas HET MINYAKITA, Rakortas tersebut sekaligus membahas evaluasi harga beras dan telur. Pemerintah terus bersinergi mendukung optimalisasi instrumen stabilisasi harga beras melalui penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), gerakan pangan murah, hingga penyaluran bantuan pangan.

BACA JUGA:Harga TBS Sawit Pasaman Barat Tembus Rp3.885/Kg, Ini Rincian Lengkapnya

Sementara itu, menyangkut pembahasan mengenai telur, Mendag Busan menyampaikan, Kemendag telah berkoordinasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN) untuk meningkatkan penyerapan telur. Upaya ini untuk membantu menaikkan harga telur ayam ras di tingkat peternak.

“Kami kemarin cek ke sejumlah daerah, seperti di Blitar, harga telur sedang turun. Kami berkoordinasi dengan BGN agar Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) wajib menyerap telur. Jadi, nanti harga bisa mendekati atau sesuai Harga Acuan (HA), sehingga para peternak akan mendapatkan harga yang bagus,” ujar Mendag Busan.

Per 4 Juni 2026, aplikasi Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) Kemendag mencatat, Harga Nasional Tertimbang (HNT) telur ayam ras di tingkat konsumen terpantau di Rp27.916/kg. Sedangkan, HA telur di tingkat konsumen ditetapkan sebesar Rp30.000/kg.

BACA JUGA:Harga TBS Sawit Mitra Plasma Riau Turun Jadi Rp3.832 per Kg, Ini Daftar Harga Baru TBS 3-9 Juni 2026

Rapat Koordinasi Tingkat Menteri Bidang Pangan hari ini, (4/6) dipimpin Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan. Turut hadir Kepala Badan Pengaturan BUMN Dony Oskaria dan Wakil Direktur Utama Perum BULOG Marga Taufiq.

Selain itu hadir juga pejabat eselon I Kementerian Perindustrian, Kementerian Pertanian, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan, Badan Pangan Nasional, Badan Pusat Statistik, serta perwakilan Kantor Staf Presiden.(*)




Berita Terkait

Harga TBS Tertinggi Tembus Rp4.045 dan Terendah Rp3.180 per Kg di Dharmasraya

PULAU PUNJUNG, SAWITSUMATERA.ID — Dinas Pertanian Kabupaten Dharmasraya merilis pembaruan data harga Tandan Buah S...

Harga TBS Tertinggi di Bangka Tengah Tembus Rp3.130 per Kilogram di PT Putera Bangka Tani

BANGKA TENGAH, SAWITSUMATERA.ID- Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit tertinggi di Kabupaten Bangka Tengah pada Ra...

Harga TBS Kelapa Sawit di Dharmasraya Menyentuh Rp4.045 per Kg di PT AWB

PULAU PUNJUNG, SAWITSUMATERA.ID – Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di Kabupaten Dharmasraya mencapai ang...

Harga Referensi Minyak Sawit Agustus 2026 Terkoreksi Jadi USD 996,52 per Metrik Ton

JAKARTA, SAWITSUMATERA.ID – Kementerian Perdagangan menetapkan Harga Referensi (HR) minyak kelapa sawit mentah (cr...

Kabar Baik Petani Kalteng, Harga TBS Kelapa Sawit Periode I-Juli 2026 Alami Kenaikan

PALANGKA RAYA, SAWITSUMATERA.ID – Angin segar menghampiri para petani kelapa sawit di wilayah Kalimantan Tengah (K...

Harga TBS Naik, Ini Rincian Lengkap Harga Sawit Kabupaten Dharmasraya Sabtu 8 Agustus 2026

DHARMASRAYA,SAWITSUMATERA.ID – Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di Kabupaten Dharmasraya bergerak naik d...

Sikapi Penurunan Harga TBS Pasca Kebijakan Ekspor SDA, Pemkab Pesisir Selatan Warning PKS yang Spekulasi

  PESSEL, SAWITSUMATERA.ID - Dinas Pertanian Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) bergerak cepat melakukan lang...

Respon Keluhan Petani Sawit, Bupati TRK Panggil Seluruh PMKS dan Minta Harga TBS Dinaikkan

SUKA MAKMUE, SAWITSUMATERA.ID– Seluruh Perusahaan Minyak Kelapa Sawit (PMKS) yang beroperasi di Kabupaten Nagan Ra...

Sidak PKS, Bupati Hendrajoni Tegaskan Harga TBS Sawit di Pessel Tak Boleh Turun dan Harus Diperjuangkan Naik

PESISIR SELATAN, SAWITSUMATERA.ID— Bupati Pesisir Selatan(Pessel),  Hendrajoni, menegaskan bahwa harga Tandan...

Harga TBS Petani Tertekan Di Tengah Stabilnya Harga Sawit Dunia , Disbun Kampar Minta PKS Patuhi Aturan Dan Mengacu Harga Penetapan Pemerintah

  BANGKINANG, SAWITSUMATERA.ID- Penurunan harga pembelian Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit oleh sejumlah ...