Berita dan Informasi Teraktual seputar Sawit Regional Sumatera.

Get In Touch

GAPKI Dorong Kesetaraan Gender dan Peran Perempuan dalam Industri Sawit

GAPKI Dorong Kesetaraan Gender dan Peran Perempuan dalam Industri Sawit

GAPKI Dorong Kesetaraan Gender dan Peran Perempuan dalam Industri SawitJAKARTA, SAWITSUMATERA.ID- Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) menggelar forum bertema “Sawit Indonesia Ramah Pekerja Perempuan” pada 11–12 Februari 2026 di Palu, Sulawesi Tengah. Kegiatan ini menjadi ruang dialog strategis untuk memperkuat perlindungan pekerja perempuan di sektor perkebunan kelapa sawit, khususnya di wilayah Sulawesi.

 BACA JUGA:Dorong PSR, Samade dan BPDP Bekali Gen Z Riau Jadi Admin Pengusul Program Strategis Sawit

Tercatat 140 peserta hadir dalam forum tersebut. Mereka berasal dari berbagai unsur, mulai dari perwakilan pemerintah pusat dan daerah, perusahaan perkebunan, serikat pekerja, organisasi masyarakat sipil, akademisi, petani, hingga media. Pertemuan ini bertujuan menyamakan persepsi sekaligus merumuskan langkah konkret yang dapat diterapkan di tingkat perusahaan maupun pemerintah daerah.

BACA JUGA:Harga TBS Kelapa Sawit Jambi Turun Tipis Jadi Rp3.598,16/Kilo, Ini Harga Baru TBS 13-19 Februari 2026

Integrasi Kesetaraan Gender dalam Sawit BerkelanjutanKegiatan ini mendapat dukungan dari Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) sebagai bagian dari penguatan program sawit berkelanjutan. Salah satu fokus utama adalah mendorong integrasi prinsip kesetaraan gender dalam skema pendanaan dan tata kelola industri sawit.

Dalam sambutan Gubernur Sulawesi Tengah yang dibacakan oleh Pelaksana Harian Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Firdaus Abdul Karim, ditegaskan bahwa perlindungan pekerja perempuan harus menjadi komitmen bersama antara pemerintah, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan.

BACA JUGA: HORE! Harga TBS Kelapa Sawit Jambi Naik Drastis Jadi Rp3.643,58/Kilo, Ini Harga Baru TBS 6-12 Februari 2026

Ia menekankan pentingnya pemenuhan hak pekerja perempuan serta penciptaan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan bermartabat. Harapannya, forum ini tidak berhenti pada diskusi, tetapi menghasilkan kebijakan dan praktik nyata yang berdampak langsung di lapangan.

Kontribusi Pekerja Perempuan di Industri Sawit SulawesiKetua GAPKI Cabang Sulawesi, Dony Yoga Perdana, menyampaikan bahwa pekerja perempuan memiliki peran signifikan dalam rantai produksi sawit. Di wilayah Sulawesi, komposisi karyawan perempuan tercatat sekitar 10,68% dari total karyawan tetap di industri perkebunan.

BACA JUGA:Peran Gen Z: Menilai Sawit dari Fakta & Opini Negatif

Menurutnya, penguatan kapasitas menjadi kunci. GAPKI mendorong peningkatan kompetensi pekerja perempuan, sekaligus memperkuat peran perusahaan, pemerintah daerah, dan organisasi masyarakat sipil untuk menciptakan lingkungan kerja yang adil, manusiawi, dan berkelanjutan.

Panduan Praktis dan Isu Strategis yang DibahasDalam forum tersebut juga diperkenalkan Panduan Praktis Perlindungan Pekerja Perempuan di Perkebunan Sawit. Dokumen ini dirancang sebagai acuan implementasi perlindungan hak pekerja perempuan yang selaras dengan regulasi nasional serta standar internasional.

Sejumlah isu strategis yang menjadi fokus pembahasan meliputi:

Perlindungan maternitas dan hak reproduksiKesehatan dan keselamatan kerja (K3)Status kerja dan sistem pengupahanJaminan sosial ketenagakerjaanPencegahan diskriminasi dan kekerasan berbasis gender

Peningkatan partisipasi perempuan dalam tata kelola dan proses auditMelalui forum ini, GAPKI berharap penguatan perlindungan pekerja perempuan tidak hanya menjadi wacana, tetapi terintegrasi dalam praktik operasional perusahaan sawit. Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan industri kelapa sawit Indonesia semakin berkelanjutan, inklusif, dan berdaya saing global. (*)




Berita Terkait

GAPKI Minta Regulasi Ekspor Satu Pintu Via DSI Diperjelas dan Diterapkan Bertahap Demi Jaga Pasar Sawit

JAKARTA, SAWITSUMATERA.ID – Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) meminta pemerintah memperjelas regul...

GAPKI Optimis Transisi Pengelolaan DSI Tidak Hambat Ekspor Sawit Nasional dan Kinerja CPO Berpotensi Meningkat

  JAKARTA , SAWITSUMATERA.ID— Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) memberikan jaminan bahwa mas...

GAPKI Ungkap Alasan Indonesia Belum Bisa Setir Harga CPO Dunia Meski Jadi Produsen Terbesar

GAPKI Ungkap Alasan Indonesia Belum Bisa Setir Harga CPO Dunia Meski Jadi Produsen Terbesar JAKARTA, SAWITSUMATERA.ID&n...

GAPKI Soroti Tantangan Kritis Industri Sawit Indonesia: Dari Isu Pasokan Global hingga Kepastian Hukum

  JAKARTA, SAWITSUMATERA.ID— Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), Eddy Martono, men...

GAPKI Ungkap Akar Masalah Kelangkaan Minyakita dan Sinyal Bahaya Stagnasi Produksi Sawit Nasional

JAKARTA, SAWITSUMATERA.ID — Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) membeberkan pemicu utama di balik se...

Hilirisasi Tahap II Dimulai, Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangke

JAKARTA, SAWITSUMATERA.ID- Pemerintah memulai babak baru program hilirisasi nasional. Sebanyak 13 proyek strategis deng...

Peran Gen Z: Menilai Sawit dari Fakta & Opini Negatif

JAMBIEKSPRES.CO.ID- Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), Eddy Martono, mengajak generasi muda, ...

Produksi dan Ekspor Menguat, Stok Menurun

JAKARTA, SAWITSUMATERA.ID- Produksi CPO bulan Oktober 2025 mencapai 4.352 ribu ton, naik 10,68% dari bulan sebelumnya 3....

Keberlanjutan Perkebunan Sawit Indonesia: Antara Sertifikasi, Tata Ruang, dan Perlindungan DAS

JAKARTA, SAWITSUMATERA.ID – Industri kelapa sawit nasional terus menunjukkan komitmennya terhadap prinsip keberlan...

Mentan Beri Piagam Apresiasi, Industri Sawit Respon Cepat Bencana Sumatera

JAKARTA, SAWITSUMATERA.ID— Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyoroti peran aktif Gabungan Pengusaha Kelapa S...