Berita dan Informasi Teraktual seputar Sawit Regional Sumatera.

Get In Touch

Kombinasikan Riset, Inovasi dan Kemitraan Rakyat, PalmCo Dorong Hilirisasi Gambir Nasional

Kombinasikan Riset, Inovasi dan Kemitraan Rakyat, PalmCo Dorong Hilirisasi Gambir Nasional

PADANG, SAWITSUMATERA.ID-Upaya pemerintah memperkuat komoditas perkebunan berbasis hilirisasi mulai menemukan momentumnya di sektor gambir. PTPN IV PalmCo, subholding perkebunan PTPN III (Persero), menggandeng Universitas Andalas (Unand) untuk menyusun studi kelayakan pengembangan komoditas gambir nasional, sebuah langkah yang menandai keseriusan BUMN perkebunan itu masuk ke industri yang selama ini bertumpu pada petani rakyat.

Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dilakukan di Kampus Universitas Andalas, Padang, pekan lalu. Kerja sama ini difokuskan pada penyusunan studi kelayakan bisnis gambir terintegrasi, mulai dari budidaya hingga pengolahan dan pasar.

BACA JUGA:PTPN IV Regional 4 Jambi-Sumbar Bantu 30 Set Meja Kursi ke Sekolah

Indonesia selama ini dikenal sebagai produsen gambir terbesar dunia. Kementerian Pertanian mencatat, lebih dari 80 persen pasokan gambir global berasal dari Indonesia, dengan Sumatera Barat sebagai sentra utama

Kabupaten Lima Puluh Kota, Pesisir Selatan, dan Pasaman menjadi tulang punggung produksi nasional. Namun, besarnya potensi itu belum sepenuhnya berbanding lurus dengan nilai tambah yang dinikmati petani.

Sebagian besar gambir Indonesia masih diekspor dalam bentuk bahan mentah dengan fluktuasi harga yang tajam. Padahal, gambir memiliki beragam turunan bernilai tinggi, mulai dari katekin untuk industri farmasi dan kosmetik, hingga bahan baku pangan, penyamakan kulit, dan pewarna alami.

BACA JUGA:Dukung Program Pemerintah, Perkebunan Sawit PT SAL Percepat Penurunan Stunting dan Pembangunan Berkelanjutan

Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko K. Santosa menegaskan, masuknya PalmCo ke sektor gambir merupakan bagian dari kontribusi BUMN dalam mendukung arah kebijakan Kementerian Pertanian yang mendorong hilirisasi dan penguatan komoditas unggulan nasional.

“Pengembangan gambir ini sejalan dengan visi pemerintah untuk memperkuat daya saing komoditas perkebunan melalui hilirisasi dan kemitraan berkelanjutan. Kami ingin hadir bukan hanya sebagai pelaku bisnis, tetapi sebagai katalis peningkatan nilai tambah dan kesejahteraan petani,” ujar Jatmiko, Selasa (07/01/2026).

BACA JUGA:Al Haris Ingatkan Komut Komitmen Besarkan Bank Jambi,Tersisa Tiga Calon Ikuti Asesmen Kompetensi LPPI

Menurut dia, PalmCo melihat gambir sebagai komoditas strategis baru yang potensial dikembangkan dengan pendekatan korporasi modern tanpa meninggalkan basis rakyat. Karena itu, perusahaan memilih memulai langkahnya dari fondasi ilmiah yang kuat melalui studi kelayakan bersama perguruan tinggi.

Direktur Sistem dan Sustainability PalmCo Ugun Untaryo menambahkan, studi kelayakan tersebut akan menjadi pijakan utama sebelum perusahaan mengambil keputusan investasi. Kajian akan mencakup aspek teknis, ekonomi, lingkungan, dan sosial secara menyeluruh.

“Kami ingin memastikan pengembangan gambir dilakukan secara terukur dan berkelanjutan, dari hulu hingga hilir. Ini penting agar investasi yang dilakukan benar-benar memberikan manfaat jangka panjang,” kata Ugun.

Dalam rencana awal, studi ini akan mengkaji pembangunan pabrik pengolahan gambir serta pengembangan kebun plasma dengan potensi luasan hingga 50.000 hektare. Skema plasma diproyeksikan melibatkan petani rakyat sebagai bagian dari ekosistem bisnis terintegrasi.

BACA JUGA:Peran Kunci Minyak Sawit sebagai Pilar Pangan Global

Rektor Universitas Andalas Efa Yonnedi menyambut baik kolaborasi tersebut. Ia menilai keterlibatan perguruan tinggi dalam pengembangan gambir menjadi krusial agar komoditas tradisional itu dapat dikelola secara modern dan berdaya saing.

“Universitas Andalas siap menghadirkan keahlian akademik dan riset terapan agar gambir tidak lagi diposisikan sebagai komoditas mentah, tetapi sebagai produk industri yang bernilai tinggi,” ujar Efa.

Wakil Rektor Unand Henmaidi menambahkan, kerja sama ini diharapkan memberi dampak ekonomi dan sosial langsung bagi masyarakat, khususnya petani gambir di Sumatera Barat.

PKS antara PalmCo dan Universitas Andalas berlaku hingga 31 Desember 2028. Ruang lingkupnya mencakup identifikasi pasar dan offtaker, kajian keseimbangan pasokan dan permintaan, pembangunan demplot varietas unggul, hingga penyusunan studi kelayakan bisnis berskala ekonomis.

Langkah PalmCo ini memperlihatkan perubahan pendekatan dalam pengelolaan komoditas perkebunan nasional. Jika selama ini gambir identik dengan usaha rakyat skala kecil, keterlibatan BUMN perkebunan membuka peluang konsolidasi, standardisasi mutu, serta penguatan industri hilir.

“Melalui sinergi dengan Universitas Andalas, kami optimistis gambir dapat tumbuh menjadi komoditas strategis baru yang mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat,” kata Jatmiko.

Bagi industri gambir nasional, kehadiran PalmCo bukan sekadar ekspansi bisnis, melainkan sinyal bahwa komoditas tradisional pun memiliki masa depan ketika dikelola dengan riset, inovasi, dan kemitraan yang tepat.(*)




Berita Terkait

Kombinasikan Riset, Inovasi dan Kemitraan Rakyat, PalmCo Dorong Hilirisasi Gambir Nasional

PADANG, SAWITSUMATERA.ID-Upaya pemerintah memperkuat komoditas perkebunan berbasis hilirisasi mulai menemukan momentumny...

PTPN IV Regional 4 Jambi-Sumbar Bantu 30 Set Meja Kursi ke Sekolah

JAMBI, SAWITSUMATERA.ID- Program Asta Cita presiden Prabowo Subianto, bidang pendidikan dengan upaya peningkatan mu...

Pemkab Pasaman Barat Apresiasi Bantuan Sigap PTPN IV Regional IV untuk Warga Terdampak Banjir & Longsor

PASAMAN BARAT, SAWITSUMTERA.ID- Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada P...

PTPN IV Regional 4 Jambi-Sumbar Raih Penghargaan SMART Account Champion Juara 3

  JAMBI, SAWITSUMATERA.ID- PTPN IV Regional 4 Jambi-Sumatera Barat  (Sumbar)  kembali mencatatkan p...

Tembus Rp 3,48T, Laba TW III PalmCo Naik 84 Persen YoY

JAKARTA ,SAWITSUMATERA.ID — PT Perkebunan Nusantara IV PalmCo, bagian dari subholding PTPN III (Persero), mencatat...

Hari Pangan Nasional 2025: PTPN IV Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Sinergi dengan Sawit Rakyat

JAKARTA, SAWITSUMATERA.ID — Di momentum Hari Pangan Nasional 2025, PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV) PalmCo mem...

PalmCo Bergerak Cepat Pulihkan Wilayah Terdampak Banjir Sumatera

Sejak hari pertama, pembukaan akses, bantuan logistik, hingga komunikasi darurat jadi prioritas JAKARTA, SAWIT SUMATERA...

PTPN IV PalmCo Berikan Beasiswa Bimbel Gratis Kepada Ratusan Pelajar Kelas XII di Simalungun

SAWITSUMATERA.ID- Komitmen PTPN IV PalmCo dalam mendukung pendidikan kembali diwujudkan melalui program bimbingan belaja...

Presiden Prabowo Deklarasikan Swasembada Beras, PTPN Group Siap Kawal dan Perkuat Peran BUMN Pangan

JAKARTA, SAWITSUMATERA.ID– Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara resmi mendeklarasikan di Sidang PBB...