Harga TBS Tertinggi Tembus Rp4.045 dan Terendah Rp3.180 per Kg di Dharmasraya
PULAU PUNJUNG, SAWITSUMATERA.ID — Dinas Pertanian Kabupaten Dharmasraya merilis pembaruan data harga Tandan Buah S...
JAKARTA,SAWITSUMATERA.ID- Keberhasilan serta potensi hasil panen perkebunan kelapa sawit sangat bergantung pada tingkat pemahaman terhadap tiga varietas utamanya, yakni varietas berjenis Dura, Tenera, dan Pisifera. Perbedaan ketebalan cangkang pada ketiga jenis buah tersebut menjadi faktor kunci yang membedakan kualitas produksi minyak nabati yang dihasilkan.
Masing-masing jenis memiliki struktur fisik yang unik. Varian Dura ditandai oleh cangkang tebal berukuran 2–5 mm dengan cangkang keras dan daging buah yang tipis. Sebaliknya, Pisifera hampir tidak memiliki cangkang sama sekali, namun organ reproduksi betinanya umumnya mandul sehingga kurang ideal diproduksi massal. Adapun Tenera menggabungkan keunggulan keduanya lewat cangkang tipis setebal 1–2,5 mm, lapisan daging buah yang tebal, serta persentase minyak yang amat tinggi.
BACA JUGA:Angin Segar Petani! Harga TBS Sawit Kalsel Resmi Naik Beruntun, Tembus Rp3.710/Kg
Dalam skema pemuliaan bibit unggul, Dura difungsikan sebagai induk betina (bergenotipe ShSh), sedangkan Pisifera bertindak selaku induk jantan (bergenotipe shsh). Hasil perkawinan silang antara keduanya melahirkan varietas hibrida Tenera (bergenotipe Shsh) yang mewarisi sifat unggul: pohon produktif, bunga fertil, serta potensi hasil ekstraksi minyak yang melonjak hingga 30 persen dibanding varian Dura.
Efisiensi pengolahan di pabrik juga membuat Tenera menjadi standar utama dalam industri perkebunan modern. Cangkangnya yang relatif tipis lebih mudah diproses oleh mesin ekstraksi, yang pada akhirnya menekan angka kerusakan alat pabrik sekaligus mampu menghasilkan kandungan minyak hingga kisaran 28 persen per tandan.
BACA JUGA:Harga TBS Sawit di Sumut Tembus Rp 3.966 Per Kg, Berikut Daftar Harga TBS Sawit Per 22-28 Juli 2026
Oleh karena itu, penggunaan benih Tenera yang memiliki sertifikasi resmi sangat krusial bagi para pengelola kebun dan petani rakyat. Menggunakan bibit dari sumber liar atau tak terpercaya berpotensi besar menghasilkan tanaman bertipe Dura yang kurang produktif, sehingga dapat memicu kerugian finansial dalam jangka panjang.()
PULAU PUNJUNG, SAWITSUMATERA.ID — Dinas Pertanian Kabupaten Dharmasraya merilis pembaruan data harga Tandan Buah S...
KOBA, SAWITSUMATERA.ID — Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit tertinggi di Kabupaten Bangka Tengah tercatat ...
SIMPANG AMPEK, SAWITSUMATERA.ID — Harga sawit brondolan di Kabupaten Pasaman Barat tercatat berada di angka Rp3.80...
JAMBI, SAWITSUMATERA.ID –Petani sawit di Provinsi Jambi sedikit lesu pada pertengahan Agustus 2026 P...
DHARMASRAYA, SAWITSUMATERA.ID- Harga brondolan kelapa sawit di Kabupaten Dharmasraya tercatat mencapai Rp3.950 per kilog...
PASAMAN BARAT, SAWITSUMATERA.ID- Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Kabupaten Pasaman Barat merilis update harg...
JAKARTA, SAWITSUMATERA.ID– Industri kelapa sawit Indonesia dinilai membutuhkan dorongan riset serta inovasi secara...
JAKARTA, SAWITSUMATERA.ID- Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) melaporkan terjadinya penurunan kinerja pad...
Implementasi B50 Berpotensi Dongkrak Harga CPO dan TBS Petani Nasional JAKARTA, SAWITSUAMTERA.ID– Rencana...
JAKARTA, SAWITSUMATERA.ID – Pemerintah secara resmi mulai mengimplementasikan program mandatori Biodiesel ...

