Berita dan Informasi Teraktual seputar Sawit Regional Sumatera.

Get In Touch

Implementasi B50 Berpotensi Dongkrak Harga CPO dan TBS Petani Nasional

Ilustrasi kelapa sawit

Implementasi B50 Berpotensi Dongkrak Harga CPO dan TBS Petani Nasional

 

JAKARTA, SAWITSUAMTERA.ID– Rencana pemerintah untuk mengimplementasikan program biodiesel B50 dinilai berpotensi kuat memberikan dampak positif terhadap peningkatan harga minyak sawit mentah (CPO) maupun harga tandan buah segar (TBS) di tingkat petani.

Langkah hilirisasi ini diproyeksikan mampu menjadi katalis positif bagi industri sawit dalam negeri, dengan catatan penting bahwa pemerintah tidak kembali menaikkan tarif pungutan ekspor (PE) CPO demi membiayai program tersebut.

BACA JUGA:Harga TBS Sawit Pasaman Barat Tertinggi Rp3.810,92/Kg, Berikut Daftar Harga TBS 10 Juli 2026

Pandangan optimistis ini disampaikan oleh Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), Eddy Martono. Ia menjelaskan bahwa pengalihan volume CPO dari pasar ekspor ke pasar domestik untuk kebutuhan energi nasional justru akan memperketat pasokan minyak nabati di pasar global.

BACA JUGA: Harga TBS Sawit Jambi Naik Perkilonya Rp3.856,89/Kg, Ini Daftar Harga TBS 10-16 Juli 2026

“Kalau implementasi B50 menyebabkan ekspor berkurang, yang terjadi justru kenaikan harga minyak nabati dunia termasuk minyak sawit apabila suplai minyak nabati lain stagnan atau berkurang. Ini justru akan meningkatkan harga CPO dalam negeri, ujung-ujungnya harga TBS petani juga akan naik,” ujar Eddy Martono.

BACA JUGA:Harga TBS Sawit Plasma Riau Melonjak,Tertinggi Rp3.859/Kg, Ini Daftar Harga TBS 8-14 Juli 2026

Pernyataan dari pihak GAPKI ini sekaligus merespons kekhawatiran yang sebelumnya diembuskan oleh Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS). SPKS sempat mengkhawatirkan bahwa program B50 dapat menekan harga TBS petani setelah pemerintah menaikkan tarif pungutan ekspor CPO menjadi 12,5%. Kenaikan pungutan tersebut diperkirakan telah menekan harga TBS hingga Rp833 per kilogram, yang memicu potensi kerugian petani sawit nasional sekitar Rp499 miliar hingga Rp500 milar setiap bulannya.

Namun, dari perspektif pasar makro, implementasi B50 diperkirakan akan mengalihkan sekitar 13 juta hingga 20 juta ton CPO ke pasar domestik. Jika produksi minyak nabati pesaing di pasar internasional seperti kedelai atau bunga matahari tidak meningkat signifikan, berkurangnya ketersediaan minyak sawit Indonesia di pasar global otomatis akan mendongkrak harga internasional, yang kemudian akan memberikan sentimen positif bagi harga komoditas sawit di dalam negeri.

BACA JUGA:Harga TBS Sawit Sumbar Tembus Rp 3.810,92 /Kg, Berikut Daftar Harga TBS 1-7 Juli 2026

Kendati prospek harga terbilang cerah, GAPKI memberikan catatan kritis mengenai kebijakan fiskal yang menjadi faktor penentu. Jika volume ekspor menurun, otomatis penerimaan Dana Sawit juga akan berkurang. SPKS sendiri memproyeksikan potensi penurunan penerimaan Dana Sawit sebesar Rp43 triliun hingga Rp67 triliun per tahun, yang bisa memicu defisit pendanaan program biodiesel sebesar Rp28 triliun hingga Rp42 triliun per tahun. Eddy mengingatkan agar pemerintah tidak mengambil jalan pintas dengan menaikkan tarif pungutan ekspor demi menutup defisit tersebut.

“Kalau kemudian pungutan ekspor berkurang lalu PE dinaikkan lagi, maka ini yang akan menekan harga CPO dalam negeri dan juga harga TBS petani,” tegas Eddy.

Dari sisi ketersediaan bahan baku, GAPKI memastikan bahwa pasokan CPO nasional saat ini dalam kondisi yang sangat mencukupi untuk mendukung mandatori tersebut. Tambahan kebutuhan CPO untuk menyokong program B50 diperkirakan berada di kisaran 1,74 juta ton. "Seharusnya tahun ini produksi cukup untuk mendukung B50, kebutuhan sekitar 1,74 juta ton," tambah Eddy. Dengan demikian, keberhasilan program B50 dalam menyejahterakan petani kini sepenuhnya bergantung pada kebijakan pengelolaan Dana Sawit dan ketepatan arah kebijakan fiskal pemerintah ke depan.(*)




Berita Terkait

Harga TBS Tertinggi Tembus Rp4.045 dan Terendah Rp3.180 per Kg di Dharmasraya

PULAU PUNJUNG, SAWITSUMATERA.ID — Dinas Pertanian Kabupaten Dharmasraya merilis pembaruan data harga Tandan Buah S...

Harga TBS Tertinggi di Bangka Tengah Tembus Rp3.130 per Kg di PT Putera Bangka Tani

KOBA, SAWITSUMATERA.ID — Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit tertinggi di Kabupaten Bangka Tengah tercatat ...

Harga Sawit Brondolan Tembus Rp3.800 dan TBS Tertinggi Capai Rp4.045 per Kg di Pasaman Barat

SIMPANG AMPEK, SAWITSUMATERA.ID — Harga sawit brondolan di Kabupaten Pasaman Barat tercatat berada di angka Rp3.80...

Harga TBS Sawit Jambi Turun Lagi, Perkilonya 3.879,38/Kg, Ini Daftar Harga TBS 14-20 Agustus 2026

  JAMBI, SAWITSUMATERA.ID –Petani sawit di Provinsi Jambi sedikit lesu pada pertengahan Agustus 2026 P...

Harga Brondolan Sawit Tembus Rp3.950 per Kilogram di PT DSL Dharmasraya

DHARMASRAYA, SAWITSUMATERA.ID- Harga brondolan kelapa sawit di Kabupaten Dharmasraya tercatat mencapai Rp3.950 per kilog...

Catat Kinerja Positif, Produksi TBS PTPN IV Regional IV Tembus 244 Ribu Ton di Semester I 2026

JAMBI, SAWITSUMATERA.ID — PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV Regional IV Jambi-Sumatera Barat (Sumbar) mencatatkan ...

Pemberlakuan Mandatori Biodiesel B50 Resmi Berjalan, Kebutuhan Bahan Baku Domestik Melonjak

  JAKARTA, SAWITSUMATERA.ID – Pemerintah secara resmi mulai mengimplementasikan program mandatori Biodiesel ...

Sambut Mandatori B50, GAPKI Optimis Industri Sawit Perkuat Ketahanan Energi Nasional

PONTIANAK, SAWITSUMATERA.ID — Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) menyambut positif pemberlakuan man...

Lebih dari Sekadar Minyak Goreng, Minyak Sawit Kini Kuasai 70 Persen Formula Kosmetik Global

JAKARTA, SAWITSUMATERA.ID – Selama ini masyarakat luas hanya mengenal minyak sawit sebagai bahan baku utama pembua...

GAPKI Minta Regulasi Ekspor Satu Pintu Via DSI Diperjelas dan Diterapkan Bertahap Demi Jaga Pasar Sawit

JAKARTA, SAWITSUMATERA.ID – Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) meminta pemerintah memperjelas regul...