Jangan Tergiur Harga Murah, Pemilihan Bibit Berkualitas Penentu Hasil Sawit Jangka Panjang

Jangan Tergiur Harga Murah, Pemilihan Bibit Berkualitas Penentu Hasil Sawit Jangka Panjang

Posted on 2026-10-23 04:28:08 dibaca 40 kali

MUARO JAMBI, SAWISUMATERA.ID- Pemilihan bibit berkualitas menjadi faktor paling krusial bagi calon petani sebelum memulai usaha perkebunan kelapa sawit demi menjamin hasil panen jangka panjang.

Calon pekebun diimbau untuk tidak gampang tergiur harga murah, mengingat investasi kelapa sawit membutuhkan perencanaan serta perawatan yang memakan waktu dan biaya tidak sedikit.

Pentingnya seleksi bibit unggul ini ditegaskan langsung oleh Jali (35), Pemilik Pembibitan Kelompok Tani Sumber yang berlokasi di Dusun Karang Mulyo, Desa Suka Maju, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muaro Jambi, pada Kamis (22/10/2026).

BACA JUGA:Bank Jambi Raih The Most Promising Bank 2026 dari The Finance

Berdasarkan pengalamannya mengelola usaha pembibitan sejak tahun 2016, Jali mengungkapkan bahwa pada awal merintis usaha, dirinya harus menghadapi berbagai tantangan besar, mulai dari kendala perawatan teknis hingga kerasnya persaingan pasar di tingkat lokal.

“Saat itu ia masih mempelajari teknik penyiraman dan perawatan secara autodidak, karena belum memahami secara mendalam cara merawat bibit sawit dengan baik,” ungkapnya mengenai masa-masa awal mendirikan tempat pembibitan tersebut.

Selain pemahaman teknis yang terbatas, masalah persaingan harga juga menjadi tantangan berat yang sempat menghambat pemasaran hasil penangkarannya.

BACA JUGA:Harga TBS Sawit Kalbar Periode III Oktober 2026 Naik Rp 39,15 per Kg Menjadi Rp 3.417,40

“Pada awalnya usaha bibit yang dijual seharga Rp28.000 bersaing dengan bibit bersubsidi yang ditawarkan sekitar Rp22.500. Kondisi itu membuat pemasaran bibitnya tidak mudah. Penjualan bibit yang dirintisnya baru habis pada tahun ketiga sejak usaha tersebut dimulai,” kata Jail.

Demi menjaga mutu dan kepercayaan konsumen, Jali menerapkan sistem penyortiran ketat sebanyak tiga tahap sebelum bibit dilepas ke pasaran.

Seleksi pertama dilakukan saat bibit berumur tiga bulan di polibag kecil, di mana bibit abnormal atau kerdil langsung dipisahkan.

Tahap berikutnya dilakukan saat bibit menginjak usia enam bulan dan dipindahkan ke polibag besar, lalu pemeriksaan akhir dilakukan kembali sebelum bibit diserahkan kepada pembeli.

BACA JUGA:Harga TBS Sawit di Papua Mencapai Rp 3.633 per Kilogram untuk Periode Oktober 2026

Saat ini, Pembibitan Kelompok Tani Sumber menyediakan beberapa varietas unggul seperti PPKS Medan, Sriwijaya, dan Topas.

Bibit PPKS Medan usia enam bulan dibanderol sekitar Rp55.000 per batang, sementara varietas Sriwijaya dan Topas ditawarkan mulai dari kisaran Rp60.000.

Jali menekankan bahwa perbedaan kualitas bibit tidak akan langsung terlihat saat tanaman masih berusia muda, melainkan baru terasa dampaknya saat memasuki masa panen.

“Jika ingin menanam sawit, pilihlah bibit yang terbaik. Jangan hanya tergiur dengan harga yang murah,” ujar Jali saat diwawancarai di lokasi pembibitannya.

BACA JUGA:GAPKI Dukung Penuh Revisi UU PPLH, Dorong Penghentian Pembukaan Lahan dengan Membakar

juga berpesan kepada para penangkar bibit agar mengutamakan kualitas dan tidak hanya berorientasi pada keuntungan semata.

Menurutnya, menyediakan bibit yang baik merupakan bagian penting dalam mendukung keberhasilan petani yang telah mempercayakan kebutuhan bibit kepada mereka.(*)

Copyright 2025 SawitSumatera.id

Alamat: Jambi

Telpon: -

E-Mail: info@sawitsumatera.id