Ilustrasi harga TBS

Harga TBS Sawit Babel Anjlok Menjadi Rp 3.601/Kg, Berikut Rincian Harga TBS 16-31 Oktober 2026

Posted on 2026-10-17 05:07:26 dibaca 17 kali

PANGKALPINANG, SAWITSUMATERA.ID– Kabar kurang menggembirakan menghampiri para petani kelapa sawit di Kepulauan Bangka Belitung (Babel).

Memasuki paruh kedua bulan ini, penetapan harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit mitra plasma di kawasan tersebut mencatatkan penurunan signifikan sebesar Rp 164 per kilogram. Koreksi harga ini menempatkan patokan tertinggi TBS sawit berada di level Rp 3.601 per kilogram untuk periode berlaku 16 hingga 31 Oktober 2026.

BACA JUGA:Update Harga TBS dan Brondolan Sawit Kabupaten Dharmasraya per 15 Oktober 2026: Tertinggi Rp 3.764 dan Brondolan Tembus Rp 3.800 per Kg

Penurunan tersebut terasa cukup tajam jika dibandingkan dengan harga jual pada giliran sebelumnya. Pada putaran penetapan harga pekan lalu, komoditas utama perkebunan ini masih bertengger mulus di angka Rp 3.765 per kilogram. Melemahnya harga bahan baku produksi komoditas perkebunan di Negeri Serumpun Sebalai ini sangat dipengaruhi oleh dinamika fluktuasi pasar komoditas minyak sawit mentah serta hasil penyesuaian perhitungan rasio Indeks K yang kini dipatok pada angka 93,49 persen.

 

Merujuk pada hasil rapat penetapan resmi dinas terkait, komponen pendukung utama pembentukan harga juga telah dirilis. Nilai jual untuk minyak sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO) disepakati berada pada kisaran Rp 14.786,67 tiap kilogramnya. Sementara itu, nilai transaksi untuk produk sampingan berupa inti sawit atau kernel ditetapkan sebesar Rp 12.425,69 per kilogram.

BACA JUGA:Harga TBS Sawit Kaltim Turun Menjadi Rp3.542 per Kilogram, Berikut Rincian Harga TBS 1-15 Oktober 2026

Secara rinci, penyesuaian nominal jual buah segar kelompok tani mitra berdasarkan masa tanam atau kelompok umur pohon kelapa sawit mengalami pemotongan bervariasi. Bagi perkebunan produktif tanaman muda usia 3 tahun, harga buah dipangkas Rp 134 sehingga menetap di posisi Rp 2.942 per kilogram. Selanjutnya, tanaman berumur 4 tahun mengalami penyusutan Rp 140 menjadi Rp 3.112 per kilogram.

BACA JUGA:PTPN IV Regional IV Dukung Kapolri Berantas Narkoba Sampai ke Akar-akarnya

Pada kelompok tanaman berumur 5 tahun, harga terkoreksi sebesar Rp 151 menjadi Rp 3.352 per kilogram. Untuk pohon sawit usia 6 tahun dan 7 tahun, keduanya turut tergerus Rp 151 dari tarif lama, yang mana masing-masing kini menyentuh angka Rp 3.353 per kilogram dan Rp 3.368 per kilogram.

Adapun buah dari pohon berumur 8 tahun tercatat merosot Rp 156 menjadi Rp 3.451 per kilogram, sementara tanaman usia 9 tahun berkurang Rp 154 sehingga berada di tingkat Rp 3.429 per kilogram. Patokan harga puncak dinikmati oleh kategori kelompok usia prima 10 hingga 20 tahun yang berada pada nominal Rp 3.601 per kilogram, meski tetap harus mengalami pengurangan sebesar Rp 164 dari capaian sebelumnya.

BACA JUGA:Jalan Tol Prosiwangi Segmen Gending–Paiton Resmi Berbayar, Pangkas Waktu Tempuh ke Besuki

Untuk kelompok tanaman berusia tua, harga jual secara bertahap ikut mengalami penurunan. Tanaman umur 21 tahun terkoreksi Rp 161 menjadi Rp 3.510 per kilogram. Disusul tanaman umur 22 tahun yang terpotong Rp 153 ke tingkat Rp 3.345 per kilogram, serta usia 23 tahun yang melorot Rp 152 hingga menyentuh Rp 3.319 per kilogram. Terakhir, pada kelompok umur 24 tahun dan 25 tahun, penyesuaian harga sama-sama terpangkas sebesar Rp 145 per kilogram, yang membuat nilai akhirnya masing-masing bertengger di angka Rp 3.193 per kilogram dan Rp 3.187 per kilogram.(*)

Copyright 2025 SawitSumatera.id

Alamat: Jambi

Telpon: -

E-Mail: info@sawitsumatera.id