BPJT Kejar Penyelesaian Jembatan Musi V, Targetkan Operasional Kuartal I 2027

BPJT Kejar Penyelesaian Jembatan Musi V, Targetkan Operasional Kuartal I 2027

Posted on 2026-10-11 08:10:18 dibaca 25 kali

PALEMBANG, SAWITSUMATERA.ID- Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum terus mendorong percepatan penyelesaian pembangunan Jembatan Musi V yang menjadi struktur krusial pada Jalan Tol Palembang–Betung. Langkah percepatan tersebut ditinjau langsung melalui Kunjungan Kerja Spesifik Komisi V DPR RI bersama seluruh stakeholders terkait di lokasi proyek, Kamis (17/09/2026).

Pembangunan Jembatan Musi V menjadi sorotan utama karena merupakan salah satu bagian vital dalam pengembangan jaringan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) di Provinsi Sumatera Selatan. Jembatan ini dirancang sebagai struktur khusus dengan bentang tengah sepanjang 380 meter, serta didukung jembatan pendekat sepanjang 656 meter di sisi Bengkinang dan 648 meter di sisi Gandus.

BACA JUGA:Sejarah Panjang Tol Belmera, Pionir Jalan Tol Pertama di Pulau Sumatera

Terkait spesifikasi fisik proyek tersebut, Wakil Direktur Utama PT Hutama Karya (Persero), Sugeng Rochadi, memaparkan secara rinci mengenai dimensi keseluruhan dari bentangan jembatan.

"Jembatan Musi V Jalan Tol Palembang-Betung merupakan struktur khusus karena memiliki total bentang tengah 380 meter, ditambah jembatan pendekat sepanjang 656 meter di sisi Bengkinang dan 648 meter di sisi Gandus, sehingga total panjang jembatan mencapai 1.684 meter," ujar Sugeng Rochadi.

BACA JUGA:Harga TBS Sawit di Dharmasraya Tembus Rp 3.966 per Kilogram

Progres konstruksi struktur utama Jembatan Musi V mencatatkan capaian positif setelah resmi mengantongi Sertifikat Laik Fungsi Struktur dari Menteri Pekerjaan Umum pada 6 Juli 2026. Kendati demikian, pengerjaan di lapangan masih menghadapi sejumlah tantangan teknis, khususnya penyelesaian pembebasan lahan pada beberapa titik yang berkaitan langsung dengan akses mobilitas masyarakat setempat.

BACA JUGA:PTPN IV PalmCo dan Karyawan Salurkan 101 Ribu Liter Air Bersih Bantu Warga Terdampak Kekeringan di Banten

Guna menjamin keamanan dan kesehatan struktur jembatan jangka panjang, pengelola telah memasang 100 unit sensor Structural Health Monitoring System (SHMS). Kepala Badan Pengatur Jalan Tol, Ni Komang Rasminiati, menjelaskan langkah penanganan tantangan lahan sekaligus sistem pemantauan keselamatan struktur jembatan tersebut.

"Tantangan yang masih dihadapi antara lain penyelesaian pembebasan lahan pada sejumlah titik yang berkaitan dengan akses masyarakat. Untuk memastikan aspek keselamatan dan kesehatan struktur jembatan tetap terpantau, dilakukan pemasangan 100 unit sensor Structural Health Monitoring System (SHMS)," kata Ni Komang Rasminiati.

BACA JUGA:PTPN IV PalmCo Catat Pertumbuhan Produksi CPO 3,55 Persen di Tengah Tantangan El Nino

Secara keseluruhan, ruas Jalan Tol Palembang–Betung membentang sepanjang 69,19 kilometer yang terbagi dalam tiga seksi pengerjaan. Seksi 1 (Kramasan–Sungai Rengas sepanjang 21,5 km yang mencakup Jembatan Musi V) serta Seksi 2 (Sungai Rengas–Pangkalan Balai sepanjang 33 km) ditargetkan rampung pada Triwulan IV 2026. Sementara itu, Seksi 3 (Pangkalan Balai–Betung sepanjang 14,69 km) ditargetkan tuntas pada Triwulan I 2027, sekaligus menandai beroperasinya Jembatan Musi V secara penuh.

Melalui koordinasi intensif bersama Komisi V DPR RI dan pemangku kepentingan lainnya, BPJT berkomitmen mengawal setiap tahapan pembangunan agar tetap mengutamakan standar kualitas konstruksi dan keselamatan jalan. Penyelesaian jembatan ikonik ini diharapkan dapat memperkuat konektivitas antarwilayah, menekan biaya logistik, serta memacu pertumbuhan ekonomi masyarakat di Sumatera Selatan.(*)

Copyright 2025 SawitSumatera.id

Alamat: Jambi

Telpon: -

E-Mail: info@sawitsumatera.id