Panen kelapa sawit
DHARMASRAYA, SAWITSUMATERA.ID — Para petani kelapa sawit di Kabupaten Dharmasraya, Sumbar gembira.
Pasalnya, Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di daerah ini terus melonjak naik hingga menyentuh harga tertinggi sebesar Rp4.042 per kilogram pada Jumat (18/9/2026).
Lonjakan harga tertinggi tersebut dicatatkan oleh PT AWB berdasarkan penetapan Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Sumatera Barat untuk periode 17–24 September 2026.
BACA JUGA:Dari Logistik Hingga Minimarket Berjalan, Daihatsu Gran Max Pamer Kehebatan Varian Lini Bisnis
Berdasarkan laporan harian Dinas Pertanian Kabupaten Dharmasraya, seluruh PKS dari total delapan PKS yang terdata telah melaporkan pergerakan harga TBS di wilayah tersebut.
Secara rata-rata, harga TBS kelapa sawit berada di tingkat Rp3.523 per kilogram, dengan rentang selisih harga mencapai Rp722 per kilogram antara patokan tertinggi dan terendah.
Adapun harga terendah sebesar Rp3.320 per kilogram dipatok oleh PT Incasi Pangian. Di sisi lain, harga brondolan sawit juga mencatatkan angka tinggi, yakni Rp3.950 per kilogram di PT DSL serta Rp4.042 per kilogram di PT AWB.
Untuk rincian Daftar Harga TBS Mitra, posisi puncak ditempati oleh PT AWB dengan harga Rp4.042 per kilogram (harga Disbun). Di posisi berikutnya terdapat PT DL dengan harga Rp3.656 per kilogram, PT HKI sebesar Rp3.626 per kilogram, dan PT DSL seharga Rp3.610 per kilogram. Selanjutnya, PT SMP menetapkan harga Rp3.410 per kilogram, PT SAK Timpeh Rp3.395 per kilogram, serta PT Incasi Pangian di harga Rp3.320 per kilogram. Sementara itu, PT TKA tercatat tidak memasukkan data harga pada periode penetapan ini.
BACA JUGA:PTPN IV PalmCo Perkuat Mitigasi Karhutla dan Ekonomi Warga Lewat Program Desa Mandiri Peduli Gambut
Sementara pada Daftar Harga TBS Non-Mitra, PT HKI dan PT DL kompak mematok harga sebesar Rp3.530 per kilogram. Kemudian disusul oleh PT DSL dengan harga Rp3.440 per kilogram, PT SMP seharga Rp3.410 per kilogram, PT SAK Timpeh sebesar Rp3.395 per kilogram, dan PT Incasi Pangian senilai Rp3.320 per kilogram.
Secara keseluruhan, Kabupaten Dharmasraya memiliki delapan PKS yang beroperasi aktif, yaitu PT AWB, PT DSL, PT HKI, PT DL, PT SMP, PT SAK Timpeh, PT Incasi Pangian, dan PT TKA. Dari seluruh PKS tersebut, tercatat ada dua PKS yang tidak menerima pembelian buah sawit dari masyarakat umum.
BACA JUGA:STARGAZER Cartenz Trend MT vs Active MT: Mana yang Paling Sesuai Kebutuhan Anda?
Transparansi pembaruan harga ini diharapkan dapat terus membantu para petani sawit dalam mendapatkan harga jual yang adil dan menguntungkan.(*)