Ilustrasi TBS
DHARMASRAYA, SAWITSUMATERA.ID – Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di Kabupaten Dharmasraya mencatatkan angka tertinggi sebesar Rp4.045 per kilogram untuk periode Jumat, 14 Agustus 2026. Berdasarkan pembaruan data harian Dinas Pertanian Kabupaten Dharmasraya, patokan harga tertinggi tersebut ditawarkan oleh PT. AWB (harga disbun) untuk kategori mitra.
BACA JUGA:Harga TBS Tertinggi Tembus Rp4.045 dan Terendah Rp3.180 per Kg di Dharmasraya
Sementara itu, harga TBS terendah dilaporkan berada di angka Rp3.180 per kilogram yang dicatatkan oleh PT. INCASI PANGIAN, sehingga terdapat selisih harga mencapai Rp865 per kilogram di antara Pabrik Kelapa Sawit (PKS) yang beroperasi. Secara keseluruhan, rata-rata harga TBS di wilayah Kabupaten Dharmasraya saat ini berada pada tingkatan Rp3.452 per kilogram. Untuk harga brondolan, PT. DSL mencatatkan harga tertinggi senilai Rp3.950 per kilogram.
BACA JUGA:Harga TBS Tertinggi di Bangka Tengah Tembus Rp3.130 per Kg di PT Putera Bangka Tani
Berdasarkan laporan harian PKS yang beroperasi, seluruh dari total 8 PKS terdata telah menyampaikan laporan harganya. Pada kategori TBS Non Mitra, harga tertinggi dipatok oleh PT. HKI dan PT. DL sebesar Rp3.450 per kilogram, disusul PT. DSL senilai Rp3.430 per kilogram, PT. SMP sebesar Rp3.355 per kilogram, PT. SAK TIMPEH Rp3.255 per kilogram, serta PT. INCASI PANGIAN sebesar Rp3.180 per kilogram.
BACA JUGA:Harga Sawit Brondolan Tembus Rp3.800 dan TBS Tertinggi Capai Rp4.045 per Kg di Pasaman Barat
Pada daftar harga TBS Mitra, PT. AWB berada di posisi teratas dengan Rp4.045 per kilogram, disusul oleh PT. HKI dan PT. DL masing-masing Rp3.450 per kilogram, PT. DSL Rp3.430 per kilogram, PT. SMP Rp3.355 per kilogram, PT. SAK TIMPEH Rp3.255 per kilogram, serta PT. INCASI PANGIAN sebesar Rp3.180 per kilogram. Adapun dari total PKS yang melaporkan harga, terdapat 2 PKS yang tercatat tidak menerima buah dari masyarakat. Data ini mengacu pada laporan operasional PKS serta Berita Acara Penetapan Harga TBS Provinsi Sumbar periode 1–7 Agustus 2026 di bawah pengawasan Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani dan Wakil Bupati Leli Arni.(*)